Arsene Wenger Masuk Bursa Pelatih Baru Bayern Munchen

Arsene Wenger

Mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger, dikabarkan masuk bursa pengganti Niko Kovac di Bayern Munchen.

Arsene Wenger menyatakan mundur dari Arsenal pada tahun lalu setelah 22 tahun mengabdi di klub yang bermarkas di London Utara tersebut.

Ditanya soal isu melatih Bayern, Wenger mengelak. Namun, ia mengakui bahwa ia merindukan intensitas kepelatihan.

Selama menganggur dari “pinggir lapangan”, Arsene Wenger lebih banyak mengisi waktu di dunia sepakbola sebagai komentator tamu.

“Saya datang ke sini untuk menganalisa pertandingan dan belum apa-apa Anda sudah membuat saya berada di bawah tekanan,” ucap Wenger seraya tertawa.

“Melatih adalah segalanya. Kini, semua orang yang telah dilatih akan memberitahu Anda hal yang sama,”

“Saya merindukan intensitas melatih. Memenangkan pertandingan, menyiapkan tim, kepuasan, dan berbagi emosi, itu adalah beberapa yang saya lewatkan [dalam setahun terakhir],”

Sebagai manajer Arsenal,Wenger mengantarkan The Gunners meraih tiga gelar Liga Primer Inggris dan membawa tim ke final Liga Champions pada 2006.

Pria asal Prancis berusia 70 tahun itu pun pernah dianugerahi gelar kehormatan OBE alias gelar dari kerajaan Inggris pada 2003 untuk jasa-jasanya dalam sepakbola.

Satu yang menarik, Wenger sempat mengatakan bahwa ia mencium ada permainan “busuk” dalam kepindahan bintang baru Bayern, Serge Gnabry, dari Arsenal pada  2016.

Selain Arsene Wenger, Jose Mourinho, Massimiliano Allegri, dan Ralf Ragnick juga disebut-sebut masuk daftar kandidat pelatih baru Bayern.

Adapun sembari menunggu bos baru, Bayern menunjuk asisten pelatih Hansi Flick sebagai caretaker alias pelatih sementara.

Sebelumnya, Bayern memutuskan untuk mendepak pelatih Niko Kovac, Minggu (3/11). Pemecatan ini diambil menyusul kekalahan memalukan FC Hollywood pada ajang Bundesliga sehari sebelumnya.

Kovac diberhentikan 24 jam setelah Munchen kalah 1-5 dari Eintracht Frankfurt. Hasil negatif ini merupakan yang kedua bagi Munchen di Bundesliga 2019/2020 atau yang terbesar dalam 10 tahun terakhir.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*