Barcelona vs Slavia Praha (0-0): Barca Monoton Cerminan Sang Pelatih

Lionel Messi Barcelona vs Slavia Praha

Jebolan akademi La Masia, Marc Crosas, menyebut Barcelona kini tidak memiliki pelatih yang inspirasional. Komentar ini dilontarkan setelah laga Barcelona vs Slavia Praha berakhir imbang 0-0.

Hasil imbang pada laga Barcelona vs Slavia Praha tak mneggoyahkan posisi puncak klasemen Grup F Liga Champions yang diduduki Barca.

Crosas mengatakan, tidak ada masalah dengan pemain Barca. Apalagi dengan kehadiran Antoine Griezmann. Menurutnya, start jelek Barca adalah kesalahan Ernesto Valverde.

“Barcelona telah menjadi tim yang membosankan dan itu mencerminkan pelatih mereka,” ucap Crosas, Selasa (5/11).

“Valverde adalah pelatih yang oke dan dia telah memberikan hal-hal krusial, dua gelar liga misalnya. Tetapi, dia membosankan.”

“Pertanyaannya bukan apakah Barcelona kehilangan identitas mereka, itu sudah hilang. Barca tidak lagi memiliki filosofi sendiri.”

Baca Juga – Barcelona vs Slavia Praha: Cedera Betis, Luis Suarez Absen

“Ini bukan hanya tentang memenangkan pertandingan, masalahnya adalah bagaimana memulihkan DNA yang hilang itu.” tambahnya.

Akhir pekan lalu, Barca menderita kekalahan dari Levante dengan skor 1-3 di rumah sang lawan.

Terkini, Gerard Pique cs ditahan imbang Slavia Praha 0-0 di rumah sendiri dala lanjutan Grup F Liga Champions.

“Bermain seperti ini maka sulit melihat kami memenangi Liga Champions,” ucap Pique selepas pertandingan.

“Kami punya banyak peluang mencetak gol, tapi bolanya tak mau masuk ke gawang. Kami tidak mendapatkan hasil sesuai harapan dalam dua pertandingan terakhir, dan ketika Anda melakoni dua pertandingan tanpa menang di Barcelona, maka fans menuntut lebih karena ekspektasinya memang sangat tinggi.”

“Hasil-hasil kami tidak buruk sih, bisa saja lebih baik tapi kami perlu tetap tenang dan mencoba untuk memperbaiki performa,” tambahnya.

Pada laga Barcelona vs Slavia Praha, Barca mendominasi permainan dengan penguasaan bola 63 persen berbanding 37 persen. Agresif pada babak pertama, skuat arahan Ernesto Valverde loyo pada babak kedua. Alhasil, pasukan Catalunya tersebut menyudahi permainan diiringi dengan cemoohan dari suporter sendiri.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*