Complexity Tambah Dua Pemain untuk Lengkapi Tim CS:GO

Complexity datangkan dua pemain baru untuk tim CS:GO

Complexity melengkapi susunan tim E-Sports mereka untuk gim Counter Strike: Global Offensive (CS:GO). Tim yang berbasis di wilayah Amerika Utara itu menambah dua pemain baru setelah mencoret Rory ‘dephh’ Jackson dan Shahzeeb ‘ShahZaM’ Khan pada Oktober 2019.

Complexity kini memliki rangkaian tim yang diisi oleh banyak pemain dari wilayah Eropa. Seperti dilansir dari Dot ESports, mereka mendapatkan dua atlet baru, yaitu Kristian ‘k0nfig’ Wienecke, yang berstatus sebagai pemain OpTic Gaming hingga Oktober, dan Valentin ‘poizon’ Vasilev, yang dilepas oleh Windigo setelah mantan timnya membubarkan tim CS:GO yang mereka miliki akibat permasalahan finansial.

K0nfig sudah tidak memiliki tim sejak Oktober, hal ini terjadi karena OpTic melakukan perubahan kebijakan dalam cabang CS:GO mereka dengan fokus untuk memiliki pemain-pemain individual ketimbang membentu sebuah tim. Sementara poizon memiliki kontrak dengan Windigo, namun timnya memutuskan untuk menutup cabang CS:GO dalam daftar cabang E-Sports mereka karena isu finansial mereka.

Selain kedua pemain itu, Complexity juga memiliki Benjamin ‘blameF’ Bremer dan William ‘RUSH’ Wierzba, yang didatangkan dari Heroic dan Cloud9 pada September 2019. Kehadiran empat pemain tersebut akan memberikan perubahan terhadap rangkaian kompetisi yang akan mereka ikuti. Tim yang didirikan pada 2003 itu akan pindah dari wilayah kompetisi Amerika Utara ke wilayah Eropa. Walau demikian, mereka masih akan menjalani rangkaian pertandingan ESL Pro League di wilayah Amerika Utara pekan depan.

Jason Lake selaku CEO tim tersebut memiliki ambisi tinggi untuk meraih kesuksesan. Investasi yang dilakukan diharapkan dapat memberikan hasil positif. Namun semua juga bergantung dengan apakah pemain-pemain baru yang mereka datangkan dapat menunjukkan performa terbaik mereka ketika menjalalani turnamen-turnamen penting.

K0nfig pernah masuk ke pemain 20 teratas versi HLTV pada 2017 di wilayah Amerika Utara, dan diharapkan dapat kembali ke tingkat performa tersebut. Sementara poizon memiliki potensi yang tinggi dan merupakan pemain terbaik Windigo sebelum timnya bubar, selain itu ia juga dianggap sebagai pemain yang lebih agresif dibandingkan dengan ShahZam ketika menggunakan senjata sniper, salah satu aspek kunci dalam sebuah pertandingan CS:GO.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*