Counter Strike: Global Offensive Wajibkan Pemain dan Tim Ungkap Hubungan Komersial

CS:GO

Counter Strike: Global Offensive (CS:GO) sudah menjadi salah satu bagian penting dalam perkembangan E-Sports. Gim dengan genre team based first person shooter itu terus berkembang setelah dirilis pada 2012. Gim keluaran Valve itu juga tetap populer meskipun dapat dikatakan hanya merupakan perkembangan dari gim CS lainnya.

Counter Strike: Global Offensive masih memiliki minat tinggi untuk aspek E-Sports. Terdapat berbagai turnamen yang diikuti oleh berbagai pemain dan tim profesional di seluruh dunia setiap tahunnya. Keadaan ini diiringi dengan adanya berbagai kontrak komersial yang disepakati pemain secara pribadi maupun sebagai bagian dari tim tertentu.

Perkembangan ini juga mendorong adanya berbagai perusahaan yang berkaitan dengan gim untuk mengadakan turnamen. Kesempatan untuk mengadakan turnamen dan mendapatkan sorotan memang sangat penting untuk mengembangkan produk memanfaatkan gim yang masih terus populer hingga saat ini. Namun hal ini juga berpotensi menghasilkan permasalahan.

Seperti dilansir dari Dot ESports, Valve telah mengeluarkan pernyataan terkait persyaratan baru jelang diselenggarakannya rangkaian turnamen Majors 2020. Perusahaan asal Amerika Serikat itu menyatakan bahwa setiap pemain dan tim yang menjadi peserta harus mengungkapkan kesepakatan komersial mereka dengan partisipan lain atau penyelenggara turnamen.

Apabila tidak melakukannya, pemain atau tim yang bersangkutan dapat didiskualifikasi. Valve menyatakan bahwa mereka akan mengevaluasi segala kesepakatan yang ada dan menentukan apakah ada konflik kepentingan dari pemain atau tim yang memiliki kesepakatan dengan partisipan atau penyelenggara turnamen tertentu.

Sebelumnya, Valve juga sudah pernah menegaskan bahwa mereka tidak memiliki minat untuk memberikan lisensi eksklusif kepada siapapun untuk menyelenggarakan turnamen yang dibatasi untuk pemain atau tim tertentu. Peraturan yang diterapkan oleh Valve akan menghasilkan kesulitan bagi penyelenggara turnamen untuk memiliki sebuah tim.

Hingga Juli 2019, Astralis, salah satu tim terbesar di CS:GO saat ini, dimiliki oleh RFRSH. RFRSH juga berstatus sebagai penyelenggara turnamen BLAST Pro Series Circuit. Walau demikian, sebuah penyelenggara turnamen tidak dilarang untuk memiliki tim CS:GO. Sementara sebuah perusahaan dilarang untuk menjalankan dua tim secara bersamaan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*