Gara-Gara Cuitan, Bernardo Silva Dihukum Satu Laga

Bernardo Silva

Pemain sayap Manchester City Bernardo Silva dijatuhi hukuman satu pertandingan dan denda £50.000 atas cuitan yang ia tujukan kepada rekan setimnya Benjamin Mendy pada September silam.

Bernardo Silva menunggah foto masa kecil Mendy, disandingkan dengan gambar logo permen Conguitos yang beredar di Spanyol dan Portugal. Cuitan tersebut ternyata dianggap berbau rasis, meski Mendy sendiri tidak ambil pusing dan justru membalas dengan emoji tertawa.

Pep Guardiola serta beberapa pemain City membela Silva, menegaskan hubungan sang gelandang dengan Mendy sangat dekat. Sang manajer pun sempat menyebut Bernardo Silva memiliki pribadi yang luar biasa.

Namun, ia dipastikan mendapat sanksi dari FA atas cuitannya itu dan harus absen satu pertandingan.

“Bernardo Silva disuspensi untuk satu pertandingan kompetitif di tim utama, denda £50.000 dan harus menuntaskan edukasi tatap muka setelah mengakui melanggar FA Rule E3,” demikian pernyataan FA.

“Aktivitas gelandang Manchester City ini di media sosial pada 22 September 2019 melanggar FA Rule E3(1), karena dianggap menghina dan/atau tidak pantas dan/atau membuat pertandingan jadi buruk, dan merupakan “Aggravated Breach” yang didefinisikan dalam FA Rule E3(2), karena ini termasuk referensi, baik tersurat maupun tersirat, terkait ras dan/atau warna dan/atau asal etnis.”

Unggahan Bernardo memang ambigu. Dia mengunggah foto masa kecil Mendy yang disandingkan dengan logo pabrikan permen cokelat Conguitos yang kebetulan berkulit hitam sama seperti Mendy. ’’Tebak siapa dia?’’ bunyi caption Bernardo. Tidak lama setelah unggahan itu viral, dia menghapusnya dan mengganti dengan cuitan lain. ’’Sekarang ini bercanda dengan teman sendiri pun tidak bisa. Kalian ini…,’’ cuit Bernardo lengkap dengan emoji facepalm alias tepuk jidat.

Silva telah mencetak lima gol dalam 11 penampilan Liga Primer untuk City musim ini, sementara ia tampil enam kali di kompetisi lainnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*