League of Legends Ingin Pecahkan Rekor Penonton Pada Worlds 2020

League of Legends: Worlds 2020 akan ditutup di Shanghai

League of Legends terus mengalami perkembangan yang signifikan sejak dirilis pada 2009. Rangkaian turnamen Worlds 2019, yang dimenangkan oleh FunPlus Phoenix (FPX), semakin menyoroti kesuksesan gim dengan genre MOBA tersebut. Perkembangan tersebut terus dirasakan di wilayah Eropa, Amerika Utara, dan Asia.

League of Legends (LoL) terus berkembang di seluruh dunia. Gim yang dikembangkan dan diterbitkan oleh Riot Games itu juga mulai melakukan ekspansi dengan adanya versi untuk perangkat telepon seluler dan konsol. Perkembangan gim ini dalam perangkat PC membuatnya menjadi salah satu bagian penting dari pasar E-Sports yang terus mengalami perkembangan yang signifikan dari berbagai sektor.

Meskipun terdapat berbagai gim baru yang masuk dalam dunia E-Sports, LoL terus bertahan dengan basis peminat yang terus meningkat. Minat tidak hanya muncul dari segi pemain yang ingin masuk ke dunia E-Sports dan mendapatkan kontrak profesional dari berbagai tim, tetapi dari jumlah penonton yang menyaksikan rangkaian pertandingan kompetitif maupun non-kompetitif.

Rangkaian pertandingan final Worlds 2019 disaksikan secara langsung oleh kurang lebih lima juta penonton dalam kanal resmi E-Sports LoL. Rangkaian pertandingan tersebut tetap memiliki minat yang tinggi untuk disaksikan secara langsung meskipun memiliki durasi yang nyaris mencapai 12 jam. Selain itu, pertandingan yang diadakan antara FPX dan G2 ESports di AccorHotels di Paris, Prancis, juga berlangsung dengan adanya penonton yang memenuhi ruangan pertandingan.

Perkembangan signifikan yang berlangsung secara konsisten juga semakin meramaikan wacana untuk mengadakan kompetisi tingkat dunia dengan perwakilan berbasis negara. Namun sejauh ini Riot Games baru mengatakan bahwa hal ini baru masuk dalam pertimbangan mereka, dan baru dapat terjadi dalam waktu yang cukup lama karena membutuhkan perencanaan yang matang.

Hal yang sudah pasti diumumkan adalah penyelenggara rangkaian turnamen Worlds 2020. Shanghai (Tiongkok) akan menjadi tuan rumah. Penunjukkan ini dapat memberikan keuntungan kepada FPX, yang menjadi juara pada edisi 2019, dan Invictus Gaming (IG), yang menjadi juara pada edisi sebelumnya.

ESPN mengabarkan bahwa Riot Games juga menginginkan peningkatan kesuksesan dari turnamen tersebut. Perusahaan dari Amerika Serikat itu menargetkan rekor jumlah penonton dalam ajang E-Sports. Pada edisi 2019, turnamen diselenggarakan di Berlin (Jerman), Madrid (Spanyol), dan ditutup di Paris (Prancis). Edisi berikutnya akan diadakan di enam kota untuk meningkatkan jumlah peminat.

Rekor tersebut juga dipegang oleh Riot Games, pada acara E-Sports yang diadakan di National Stadium di Beijing, yang dihadiri 45 ribu penonton. Kapasitas stadion itu secara keseluruhan dapat menampung 80 ribu penonton, namun keberadaan panggung dan peralatan membuat sebagian kursi harus ditutup.

Babak final Worlds 2020 akan diadakan di Shanghai Stadium, dengan kapasitas keseluruhan 56 ribu penonton. Riot Games akan berusaha untuk menetapkan konfigurasi acara yang memungkinkan sebanyak mungkin penonton hadir untuk memecahkan rekor yang mereka pegang pada 2017.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*