League of Legends: PlayVS dan Riot Games Perpanjang Kesepakatan

League of Legends: Riot Games Akan Kembangkan Peran Top Lane
GWANGJU, SOUTH KOREA - OCTOBER 28: Fnatic vs Cloud9 compete on stage at the semifinals of the League Of Legends Worlds Championship on October 28, 2018 at the Gwangju Women's University Universiade Gymnasium in Gwangju, South Korea. (Photo by Timo Verdeil / ESPAT Media / Getty Images)

League of Legends terus mengalami perkembangan yang signifikan sejak dirilis pada 2009. Rangkaian turnamen Worlds 2019, yang dimenangkan oleh FunPlus Phoenix (FPX), semakin menyoroti kesuksesan gim dengan genre MOBA tersebut. Perkembangan tersebut terus dirasakan di wilayah Eropa, Amerika Utara, dan Asia.

League of Legends (LoL) terus berkembang di seluruh dunia. Gim yang dikembangkan dan diterbitkan oleh Riot Games itu juga mulai melakukan ekspansi dengan adanya versi untuk perangkat telepon seluler dan konsol. Perkembangan gim ini dalam perangkat PC membuatnya menjadi salah satu bagian penting dari pasar E-Sports yang terus mengalami perkembangan yang signifikan dari berbagai sektor.

Meskipun terdapat berbagai gim baru yang masuk dalam dunia E-Sports, LoL terus bertahan dengan basis peminat yang terus meningkat. Minat tidak hanya muncul dari segi pemain yang ingin masuk ke dunia E-Sports dan mendapatkan kontrak profesional dari berbagai tim, tetapi dari jumlah penonton yang menyaksikan rangkaian pertandingan kompetitif maupun non-kompetitif.

Rangkaian pertandingan final Worlds 2019 disaksikan secara langsung oleh kurang lebih lima juta penonton dalam kanal resmi E-Sports LoL. Rangkaian pertandingan tersebut tetap memiliki minat yang tinggi untuk disaksikan secara langsung meskipun memiliki durasi yang nyaris mencapai 12 jam. Selain itu, pertandingan yang diadakan antara FPX dan G2 ESports di AccorHotels di Paris, Prancis, juga berlangsung dengan adanya penonton yang memenuhi ruangan pertandingan.

Perkembangan signifikan yang berlangsung secara konsisten juga semakin meramaikan wacana untuk mengadakan kompetisi tingkat dunia dengan perwakilan berbasis negara. Namun sejauh ini Riot Games baru mengatakan bahwa hal ini baru masuk dalam pertimbangan mereka, dan baru dapat terjadi dalam waktu yang cukup lama karena membutuhkan perencanaan yang matang.

Terdapat kesempatan yang besar bagi berbagai pihak untuk masuk dalam sektor kompetitif LoL. Pengembangan bakat pemain dapat dimulai sejak mereka menjalani pendidikan di tingkat SMA. Seperti dilansir dari ESports Insider, Riot Games selaku pengembang dan penerbit gim LoL telah memperpanjang kesepakatan dengan PlayVS.

Kesepakatan tersebut membuka kesempatan bagi pemain-pemain yang masih menjalani pendidikan di tingkat SMA untuk menjalani kompetisi di tingkat usia mereka.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*