Marc Marquez Jadi Unggulan di MotoGP Aragon 2019

Marc Marquez

Marc Marquez disebut sebagai pembalap yang paling diunggulkan pada perhelatan MotoGP Aragon di Spanyol, Minggu (22/9/2019). Marquez menjadi rider dengan koleksi kemenangan terbanyak di sirkuit kebanggaan warga Spanyol itu.

Melansir Speedweek, Selasa (17/9/2019), sejak Aragon masuk dalam kalender MotoGP pada 2010, Marc Marquez itu berhasil menyabet empat kemenangan di sana.

Marc Marquez mencatatkan kemenangan pada tahun 2013, 2016, 2017, dan 2018. Sementara legenda MotoGP, Casey Stoner, menyabet gelar juara di Aragon pada 2010 dan 2011, disusul Jorge Lorenzo pada 2014 dan 2015.

Dari data tersebut bisa dikatakan kalau pria berusia 26 tahun itu jadi rider yang paling sukses di Aragon sejauh ini. Jadi bukan hal yang tidak mungkin kalau ia bisa kembali merengkuh kesuksesan kelimanya akhir pekan nanti.

Baca Juga: Marc Marquez Berpotensi Lanjutkan Tren Kemenangan di Sirkuit Aragon

Apalagi, Aragon diyakini memiliki karakteristik yang cocok dengan gaya membalap Marc Marquez. Trek sepanjang 5.078 km itu termasuk sirkuit yang berlawanan dengan arah jarum jam. Baby Alien disebut akan sangat diuntungkan dengan kondisi ini.

Marquez meraih kemenangan ketujuh pada MotoGP 2019 di Sikuit Misano pada Minggu (15/9/2019). Hasil tersebut membuat superioritas Marquez tidak terbendung.

Jika tak ada insiden mengejutkan, sulit rasanya menjegal laju Marquez menuju gelar juara dunia MotoGP musim 2019. Saat ini, Baby Alien kukuh di puncak klasemen sementara dengan raihan 275 poin.

Ia terpaut 93 poin dari Andrea Dovizioso yang bercokol di posisi kedua dengan 182 poin. Marquez hanya butuh maksimal 58 poin lagi untuk mengunci gelar juara dunia MotoGP musim ini.

Yang menarik, General Manager Ducati, Gigi Dall’Igna, mengaku pasrah dan menyerah dengan superioritas Marc Marquez pada perhelatan MotoGP musim 2019. Menurutnya, posisi Marquez sudah tak akan terkejar oleh Dovizioso, rider andalannya.

MotoGP San Marino akhir pekan lalu terbilang menjadi mimpi buruk bagi Ducati. Maklum, Dovi hanya mampu finis di posisi keenam.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*