Marcus Rashford Diminta Cetak 20 Gol Atau Lebih

Marcus Rashford Manchester United vs Arsenal

Marcus Rashford menjadi pemain yang diharapkan untuk menjadi ujung tombak Manchester United musim ini. Namun inkonsistensi dalam performanya menjadi salah satu alasan mengapa timnya kesulitan bersaing di papan atas Premier League 2019/20.

Marcus Rashford mendapatkan kesempatan bermain yang lebih tinggi setelah Manchester United melepas Alexis Sanchez dan Romelu Lukaku ke Inter Milan pada bursa transfer musim panas 2019. Namun permasalahan cedera dan inkonsistensi membuat performa dari pemain dengan nomor punggung 10 itu seringkali mendapatkan sorotan negatif.

Rashford juga tidak dapat berbuat banyak saat masuk sebagai pemain pengganti dalam laga AZ Alkmaar vs Manchester United yang berakhir dengan skor imbang tanpa gol dalam ajang Liga Europa. Legenda Man United, Andy Cole, menyatakan permintaannya kepada Rashford agar ia dapat mencetak paling tidak 20 gol musim ini. Rashford juga disarankan untuk mengubah gaya permainannya untuk meningkatkan produktivitas di depan gawang.

“Marcus Rashford nampak kesulitan ketika mendapatkan bola saat berlawanan dengan bek, ia lebih senang ketika mendapatkan umpan terobosan yang membuatnya perlu berlari cepat. Rashford adalah pemain dengan bakat yang luar biasa tetapi ia harus segera menetapkan spesialisasinya. Apabila Anda bermain di Manchester United sebagai penyerang target 20 gol atau lebih seharusnya menjadi prioritas utama bagi pemain manapun,” ucap Andy Cole dalam pernyataan yang dikutip dari Daily Mirror.

Andy Cole ingin agar Rashford segera menentukan posisi terbaik yang ingin ditempatinya, sebagai penyerang tengah atau pada posisi sayap. Raihan gol tertinggi Rashford dalam satu musim berada pada angka 13 gol, catatan yang tidak memuaskan untuk klub sebesar Manchester United.

Minimnya produktivitas Rashford sejauh ini menjadi masalah yang besar bagi Man United karena saat ini mereka hanya memiliki Anthony Martial dan Mason Greenwood sebagai opsi di lini depan. Keadaan ini yang juga menjadi alasan mengapa tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu dikaitkan dengan potensi untuk mendatangkan Mario Mandzukic dari Juventus saat bursa transfer musim dingin dibuka pada Januari 2020.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*