Worlds 2019: FunPlus Phoenix Juara Setelah Bantai G2 ESports

League of Legends: Worlds 2019 Menjadi Turnamen Terpopuler Pada 2019

Worlds 2019 telah resmi berakhir setelah melewati pertandingan final. FunPlus Phoenix keluar sebagai juara setelah membantai G2 ESports dengan kemenangan telak 3-0. Pertandingan yang diadakan di Prancis pada Minggu (10/11) itu berlangsung berat sebelah.

Worlds 2019 berhasil dimenangkan oleh FunPlus Phoenix (FPX), dengan meyakinkan atas G2 ESports. Tim yang berasal dari Tiongkok itu melanjutkan kesuksesan dari negaranya, setelah Invictus Gaming (IG) meraih gelar juara pada turnamen edisi sebelumnya. Kelanjutan ini cukup unik karena FPX menjadi tim yang menyingkirkan IG pada babak semifinal.

G2 yang secara mengejutkan dapat menyingkirkan SK Telecom T1 (SKT) pada babak sebelumnya mendapatkan ekspektasi tinggi pada pertandingan ini. Tim yang berasal dari Jerman itu memang memiliki pemain-pemain muda, namun potensi yang mereka miliki tidak dapat dianggap remeh. Luka ‘Perkz’ Perkovic dan rekan-rekannya tampil agresif pada babak semifinal dan berusaha untuk melanjutkan skema permainan yang serupa saat menghadapi FPX.

Ekspektasi tinggi juga diberikan kepada G2 karena mereka dianggap sebagai tim terbaik di Eropa saat ini meskipun memiliki deretan pemain yang baru bersama selama kurang lebih tiga tahun. Selain itu, pertandingan semifinal antara G2 dan SKT dianggap sebagai laga final yang sesungguhnya oleh banyak pihak dan analis.

Namun, para pemain kunci FPX, Kim ‘Doinb’ Tae-sang, Lin ‘LWX’ Wei-Xiang, dan Gao ‘Tian’ Tian-Liang tampil gemilang sepanjang tiga seri pertandingan. Ketiga pemain itu mampu bekerja sama dengan dua rekannya yang lain, Kim ‘Gimgoon’ Han-saem dan Liu ‘Crisp’ Qing-song untuk memilih karakter dan posisi yang tepat agar dapat melakukan serangan secara efektif sepanjang tiga seri pertandingan final.

Dilansir dari situs League of Legends, FPX memang merupakan tim yang baru dibentuk pada 2018, dan mengawali perjalanan dengan mengecewakan. Walau demikian susunan pemain mereka saat ini diisi oleh campuran pemain baru dan berpengalaman tinggi. Tian, yang keluar sebagai pemain terbaik di turnamen ini, merupakan pemain yang baru berusia 19 tahun. Sementara Doinb belum pernah mengikuti turnamen ini, dan sempat mempertimbangkan kemungkinan untuk pensiun pada 2018. Doinb juga merasa senang karena terdapat banyak pihak yang meragukan kemampuannya hingga saat ini.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*